Other Information Logo
PPDBKJPGaleri
 Profil backgound
Home /
/ Sejarah
Sejarah

Sejarah

Sekolah merupakan tempat penyelenggaraan proses belajar mengajar, menanamkan dan menyumbangkan berbagai nilai, ilmu pengetahuan dan teknologi, ketrampilan dan wawasan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah merupakan suatu lembaga formal pendidikan, yaitu lembaga yang utuh dan bulat, memiliki makna sebagai satu kesatuan dan didalamnya terdapat bagian-bagian yang saling berperan dan berkaitan.
Pada awal bulan September 1966 atas prakarsa Bapak Camat Kebayoran Lama yang pada saat itu dijabat oleh M.T. Koesnadi, merasa tergugah serta terpanggil untuk mendirikan dan merintis sebuah lembaga pendidikan tingkat atas yang berada di wilayah Kebayoran Lama, yang pada saat itu belum ada sekolah setingkat SLTA. Sehingga dengan adanya sekolah ini akan mempermudah bagi siswa SLTP untuk melanjutkan ke jenjang SLTA tanpa mengeluarkan biaya tinggi dan jauh dari domisili tempat tinggalnya.
Setelah melalui beberapa kali proses konsultasi dengan para tokoh pendidik dan ulama serta bekerja sama dengan SMA VI Bulungan Jakarta Selatan, maka akhirnya pada tanggal 5 Januari 1967 berhasil didirikan SMA VI Filial di Kebayoran Lama yang dipimpin oleh Drs. Sunardi dengan menempati gedung bekas SD Sie Ming Wie di Jalan Kebayoran Lama. Pada saat kunjungan kerja Bapak Gubernur DKI Ali Sadikin ke Kebayoran Lama, beliau sangat memperhatikan akan kesulitan tidak adanya sekolah setingkat SLTA di wilayah Kebayoran Lama. Kemudian beliau menginstruksikan kepada bawahannya untuk segera membongkar gedung SD tersebut diperuntukan SLTP dan SLTA untuk sementara waktu, disusul instruksi segera membangun gedung baru baru bagi SMA 6 (VI) Filial pada sebidang tanah seluas 3800 m2 dekat Komplek Polri di Jalan Kramat No. 6, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.Pada tahun 1973, SMA VI Filial yang merupakan cabang dari SMA 6 Bulungan, akhirnya tepat pada bulan Juni 1973 melepaskan diri dari induknya dan statusnya menjadi SMA 29 Jakarta.
Seirama dengan bergulirnya waktu, pada tahun 1989 di bawah pimpinan R.M. Radjagoekgoek dilakukan pembangunan gedung baru yang terdiri dari dua lantai, sebanyak 16 ruang belajar dengan masa penyelesaian gedung selama satu tahun dengan Tipe B. Awal tahun 1994 dibawah pimpinan Drs. Sutan Achirudin Djamin, berhasil menambah tiga ruang bangunan yang diperuntukan laboratorium kimia, laboratorium fisika, dan gudang penyimpanan barang serta satu bangunan musholla SMA Negeri 29 Jakarta. Pada saat Kepala SMA Negeri 29 Jakarta dijabat oleh Bapak Drs. Syahrial Gazali, M.Pd., yang menggantikan Bapak Drs. Sutan Achirudin Djamin sejak tahun 1997.
Di bawah pimpinannya, gigih berbenah diri terhadap situasi dan kondisi sekolah, selalu diadakan penyempurnaan dan perbaikan sarana gedung, sarana KBM, keindahan kebun dan pemagaran sekolah serta pengaspalan lapangan upacara / lapangan olahraga. Hal ini semata-mata dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas sekolah agar dapat menjadikan SMA Negeri 29 Jakarta sejajar dengan SMA unggulan di DKI Jakarta.
Dan pada bulan Juni 2011 di rehab total gedung SMA Negeri 29 Jakarta menjadi empat lantai yang di rintis oleh Kepala Sekolah Ibu Dra. Hj. Hernita HB. Murap , dengan ketinggian tanah sejajar dengan jalan raya yang sebelumnya setiap musim penghujang selalu banjir karena lokasi sekolah merupakan dataran rendah. Sehingga proses kegiatan belajar mengajar menumpang di SDN 03, 05 dan 06 depan Polsek Kebayoran Lama. Pada januari tahun 2012 selesailah pembangunan Gedung SMA Negeri 29 Jakarta. Bersama Kepala Sekolah Baru Ibu Dra. Ni Kt. Diah Chaerani, MM seluruh aktivitas kegiatan dan proses belajar mengajar menempati Gedung yang baru. Sarana dan prasarana semakin di tingkatkan serta penunjang proses belajar mengajar semakin meningkat sebagai tongkat kemajuan sekolah dalam bersaing dengan sekolah unggulan.
Di tahun 2013 dengan Kepala Sekolah Baru Bapak Drs. H. Maknawiyah, M.Si menggantikan Baru Ibu Dra. Ni Kt. Diah Chaerani, MM. Kedepannya SMA Negeri 29 Jakarta menjadikan sekolah favorit dan unggulan dari segi kualitas Pembelajaran dan Sumber Daya Manusiannya. Tahun 2014, Kepala Sekolah Dra. Ratna Budiarti, M.Biomed. Mulai menjadi Kepala Sekolah dari proses Lelang Kepala Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemda DKI Jakarta, melakukan pembenahan meningkatkan disiplin siswa dan guru sehingga prestasi akademik. Pada kepemimpinannya beliau mendirikan KANTIN ADIK KAKAK, dan SMAN 29 Jakarta menjadi percontohan Nasional Sekolah Ramah Anak. Pada tahun 2019 digantikan oleh Kepala Sekolah Baru Ibu Setiawati, M.Pd sampai sekarang, yang melakukan banyak perbaikan dari berbagai segi infrastruktur, baik pelayanan dari segi akademis atau non akademis, dan menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer satu sesi. Peningkatkan Profesional guru dan pengajaran berbasis digital
Dalam waktu yang tidak lama pembangunan Masjid Sekolah, Taman sekolah, Aula,ruang Fittnes, kantin sehat, taman hydroponic, Perpustakaan Digital, sumur resapan air, tempat piket guru setiap lantai. Media pembelajaran berupa, infocus, laptop,internet, lab TIK, komputer di setiap kelas, media informasi berbasis web.